Minggu, 03 Juni 2012

Beda Hamster dengan Tikus


Hingga saat ini banyak orang masih menganggap hamster sama dengan tikus. Pandangan ini membuat banyak orang enggan memelihara hewan ini. Padahal, meskipun berasal dari famili yang sama, hamster jelas berbeda dengan tikus. Agar lebih mudah membedakannya, berikut ini perbedaan taksonomi dan morfologi hamster dengan tikus.

1. Taksonomi Hamster
Kerajaan                 : Animalia
Filum                     : Chordata
Kelas                      : Mammalia
Ordo                      : Rodentia
Famili                     : Cricetidae
Subfamili                : Cricetinae
Genus                    : Mesocricetus ( hamster emas )
Spesies                  : Hamster Syrian
  (Mesocricetus auratus)
Genus                    : Phodopus (hamster kerdil)
Spesies                  : Hamster winter white
  (Phodpus Songorus)
: Hamster Campbell
  (Phodopus campbelli)
: Hamster roborovski
  (Phodopus roborvskii)
Taksonomi Tikus
Kerajaan                 : Animalia
Filum                     : Chordata
Kelas                      : Mammalia
Ordo                      : Rodentia
Superfamili             : Muroidea
Famili                     : Muridae
  Linnaeus

2. Morfologi Hamster
Gigi : Hamster memiliki gigi yang akan terus tumbuh. Jadi biasanya hamster akan menggigit benda- benda yang ada di sekitarnya. Kebanyakan gigi seri hamster bagian bawah lebih panjang ketimbang gigi seri atasnya. Ada juga yang kebalikannya. Tapi jumlahnya sedikit.
Mata : Warna mata hamster digolongkan menjadi tiga, yaitu merah, ruby, dan hitam. Dari ketiga warna tersebut kemudian muncul gradasi atau kombinasi wama antara merah dan hitam atau antara ruby dan hitam.
Tangan dan Kaki : Hamster memiliki Tangan dan kaki yang kuat. Tubuhnya yang sangat lentur membuat hamster terbisa memasuki lubang kecil asalkan kepalanya dapat masuk dan berputar di dalamnya.
Kantung Pipi : Hamster mempunyai pipi yang dapat difungsikan sebacam kantung. Karena kulit pipinya juga lentur, hamster betina dapat mengangkut pakan dan bahan sarang jika akan melahirkan. Fungsi lain dari kulit pipi yang lentur ini adalah sebagai alat pertahanan diri, yakni menakuti musuhnya dengan cara mengumpulkan udara di dalam mulut dan kedua kulit pipinya, sehingga wajahnya tampak wajahnya lebih besar dari ukuran sebenamya (hingga 1/3 ukuran tubuhnya) dan melebar melewati pundaknya.
Pendengaran : Pendengaran hamster sangat tajam, sehingga dapat mendeteksi suara yang, sangat halus sekalipun. Hamster melakukan komunikasi dengan sesamanya dalam cakupan gelombang ultrasonik. Bagi induk hamster yang sedang mengasuh anaknya, hal ini dapat mencegah musuh musuhnya untuk mengetatahui lokasi sarang tempat hamster mengasuh anak-anaknya, sehingga anak-anak hamster terlindung dari pengganggu ketika sedang jauh dari induknya dan memanggil induknya ke sarang.